Manusia,
sangat memerlukan sandaran yang dapat memberikan kekuatan kepada dirinya pada
saat dia lemah. Manusia, sangat membutuhkan pegangan ketika segala kekuatan di
luar dirinya tidak mampu lagi menopang dan menunjang dirinya. Di saat seperti
itu, tiada jalan selain menyandarkan sepenuhnya kepada kuasa Sang Penguasa,
setelah berupaya untuk berikhtiar dan berusaha semampunya. Di saat seperti itu
pula, tiada jalan selain dengan jalan mengadukan nasib dan keadaaannya kepada
Yang Maha Kuasa dalam mengatur dan menentukan jalan hidupnya sekaligus
menggenggam dan menguasai langit dan bumi beserta isinya. Dan, pengaduan itu
tidak lain berupa doa yang dipanjatkan kepadaNya.
Namun
dalam perjalanannya, seringkali sebuah doa terasa hambar ketika jawaban belum
mendatanginya. Seringkali, doa terasa salah ketika ia belum terkabulkan jua.
Hingga akhirnya, ada di antara kita yang berprasangka kepada Sang Khalik dengan
prasangka yang tak sepantasnya.




