Alhamdulillah, kita bersyukur kepada
Allah Ta’ala karena hari ini Dia I masih memberikan berbagai
nikmat dan kesempatan bagi kita untuk tetap hidup. Kenikmatan tersebut kemudian
semakin bermakna, karena Allah I memberikan kesempatan
bagi kita untuk bersua kembali dengan hari-hariNya yang agung di bulan ini.
Bulan Rajab. Ibarat tamu yang agung, selayaknya kita menjamunya dengan berbagai
amal shalih dan ibadah kepada Sang Pemiliknya.
Melalui buletin yang kita cintai ini, pada
Edisi 35 Tahun II/Rajab 1430
H/Juli 2009 M yang lalu, kita
telah mengetahui beberapa hadits yang populer dan banyak tersebar berkaitan
dengan keutamaan dan amalan di bulan Rajab. Namun sayang, hadits-hadits tersebut
merupakan hadits-hadits yang
lemah, bahkan sebagiannya maudhu’ atau palsu. Sehingga jelas tidak dapat
dijadikan sebagai dasar dan acuan dalam pelaksanaan amalan ibadah. Silahkan
Anda membaca kembali, semoga memperoleh faidah dan nilai tambah.
