April 29, 2017

Segara Tunaikan Qadha’

Tak terasa, hari-hari istimewa insyaaAllah akan datang menemui kita dalam kurun waktu satu bulan ke depan. Dia adalah bulan Ramadhan. Bulan yang mengundang kecintaan para hamba padanya demi melewati siang dan malam-malamnya yang syahdu. Bulan dimana langit luasnya memantulkan setiap baris kalamullah dan setiap jengkal udaranya mengantarkan doa-doa para hamba menembus langit pada tiap lapisannya.

Hari ini kita berada pada penghujung Rajab. Sebentar lagi akan masuk ke bulan Sya’ban. Di antara amalan yang disunnahkan di bulan Rajab dan Sya’ban sebelum Ramadhan tiba adalah memperbanyak puasa sunnah. Namun bagi yang masih memiliki utang puasa Ramadhan selama beberapa hari, lebih utama baginya untuk menunaikan qadha’ (pengganti) puasa karena masih tersisanya kesempatan untuk menunaikan utang tersebut.

Sebagian orang sering menganggap remeh penunaian qadha’ puasa ini. Sampai-sampai utang puasanya menumpuk bertahun-tahun karena rasa malas untuk menunaikannya, padahal ia mampu.

April 22, 2017

Terus Mengalir

Kehidupan dunia adalah kehidupan yang fana, kehidupan sementara, kehidupan yang sebentar saja. Jika kita dikaruniai usia yang sama dengan Rasulullah r , hidup kita di dunia sekitar 60 tahun saja. Mungkin ada yang lebih lama dari itu, tetapi banyak juga yang kurang dari itu. Pendek kata, jika waktunya telah tiba, kematian tak bisa ditunda. Allah I berfirman, “Maka apabila telah tiba waktunya (yang ditentukan) bagi mereka, tidaklah mereka dapat mengundurkannya barang sesaatpun dan tidak (pula) mendahulukannya” (QS. An Nahl : 61). Sementara, akhirat adalah negeri yang kekal dan tak berujung.

Maka, hidup yang sangat singkat ini harus diisi dengan bekal yang banyak. Selayaknya kita mempersiapkan bekal dengan amalan-amalan yang berbobot dan bernilai berat bahkan dengan pahala yang tak terputus meskipun kita telah wafat. Inilah yang biasa kita sebut sebagai amal jariyah.

April 15, 2017

Jangan Sampai Dilaknat Malaikat

Seperti yang kita ketahui, doa Malaikat adalah doa yang mustajab. Disamping karena mereka adalah makhluk yang dekat dengan Allah , doa yang dipanjatkan para Malaikat semuanya atas perintah dari Allah .  Belum lagi, sifat mereka yang selalu ta’at dan patuh atas perintah Allah dan tidak pernah bermaksiat kepada-Nya, membuat mereka semakin istimewa di sisi-Nya. Allah menceritakan sifat mereka dalam AlQuran, “Mereka (orang kafir) berkata: “ArRahman telah mengambil (mempunyai) anak”, Maha suci Allah, sebenarnya MalaikatMalaikat itu, adalah hamba-hamba yang dimuliakan, mereka tidak mendahului-Nya dengan perkataan dan mereka mengerjakan perintah-perintah-Nya” (QS. Al-Anbiyaa’: 26 – 27). Dalam firman-Nya yang lain, “Mereka tidak pernah bermaksiat (durhaka) kepada Allah terhadap apa yang Dia perintahkan kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan” (QS. At-Tahrim : 6).

Postingan Terbaru

Ke Mana Ayah Pergi?

“Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar.” Begitulah ...