[Direktur Ma'had 'Aliy Al-Wahdah Makassar]
Di akhir Ta’lim Rutin beliau setiap malam Ahad di Masjid Wihdatul Ummah, Makassar, hari Sabtu 13 November, beliau memberikan penjelasan tambahan tentang penetapan hari Raya Idul Adha dan Puasa Arafah.
Beliau memulai penjelasannya dengan menerangkan pendapat ulama yang menguatkan puasa dan lebaran mengikuti ketetapan di negeri masing-masing. Menurut Ustadz, tiga ulama besar abad ini yakni Syaikh Albani Rahimahullah, Syaikh Bin Baz Rahimahullah dan Syaikh Al Utsaimin Rahimahullah, menguatkan pendapat ini. Bahkan Syaikh Albani Rahimahullah yang dikenal berpandangan bahwa apabila suatu negeri sudah ada yang melihat hilal, maka negeri yang lain mengikuti. Namun menurut Syaikh Albani, jika Khilafah belum terbentuk, dan dalam situasi dan kondisi seperti saat ini, maka fatwa yang paling benar adalah masing-masing rakyat mengikuti ketetapan negerinya, agar terjadi persatuan kaum muslimin di negeri masing-masing. Hari Raya merupakan semangat kebersamaan umat yang dipentingkan.

