Masa muda,
kata sebagian orang adalah waktu masa untuk bersenang-senang, masa untuk hidup
foya-foya. Sebagian lagi mengatakan, “Kecil dimanja, muda foya-foya, tua kaya
raya, dan mati masuk surga.” Inilah guyonan sebagian pemuda masa kini, bahkan
sejak dulu. Wallahul musta’an.
Bagaimana
mungkin waktu muda foya-foya, tanpa amalan sholeh, lalu mati bisa masuk surga?
Subhanallah, sungguh hal ini dapat kita katakan mustahil. Surga adalah “barang
dagangan” Allah I yang
tidak murah. Ia hanya dapat diraih dengan rahmat Allah I dengan sebab utama beramal shalih dan
bertaqwa kepadaNya. Tidak dengan foya-foya, lalai membuang waktu. Apalagi hidup
dengan gelimang maksiat dan durhaka kepadaNya, naudzubillah.
Para pembaca
yang semoga dirahmati Allah I,
edisi kali ini akan membahas sedikit nasehat bagi para pemuda (dan tentu juga
bagi kaum muslimin secara umum) tentang pemanfaatan waktu muda, waktu luang,
dan kehidupan di dunia secara maksimal untuk ubudiyah kepada Allah I menuju kebahagiaan di negeri akhirat
kelak.
Semoga
bermanfaat.