Baru saja,
presiden baru Indonesia beserta seluruh menterinya dilantik. Presiden dan para pembantunya
adalah pemimpin kita. Semua adalah ketentuan Allah I dengan
hikmahNya yang agung. Kepemimipinan dan kekuasaan adalah hak Allah I
untuk
menganugerahkannya kepada hamba-hambaNya yang Ia pilih. Allah I berfirman, artinya : “Katakanlah:
"Wahai Tuhan yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orang
yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau
kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang
yang Engkau kehendaki. di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sesungguhnya
Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu” (QS. Al-Baqarah
: 26 ).
Oktober 31, 2014
Oktober 21, 2014
Hati-hati Meremehkan Sunnah
Adalah
wajib bagi seorang mukmin dan mukminah untuk menaati Rasulullah r,
mengagungkan sunnah-sunnahnya, mendahulukan perkataan dan petunjuk beliau r
di atas perkataan, petunjuk dan jalan selain beliau r.
Kita sepakat itu, karena Allah I
langsung yang memerintahkannya melalui firmanNya, artinya : “Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang
mu`min dan tidak (pula) bagi perempuan yang mukmin, apabila Allah dan Rasul-Nya
telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain)
tentang urusan mereka. Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka
sungguhlah dia telah sesat, sesat yang nyata." (QS. Al-Ahzaab:36).
Langganan:
Komentar (Atom)
Postingan Terbaru
Ke Mana Ayah Pergi?
“Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar.” Begitulah ...
-
Masih saja, sebagian kaum muslimin kukuh dengan kebiasaannya membaca surah yasin kepada orang yang akan maupun telah meninggal dunia. Tid...
-
Perjalanan kehidupan manusia tidaklah selalu sesuai yang diharapkan. Terkadang seorang manusia harus melewati jalan terjal setelah bebera...
-
Segala puji bagi Allah I yang telah menyempurnakan Islam dengan mengutus Rasulullah Muhammad r yang membawa manhaj dan jalan hidup yan...

