Oktober 19, 2012

Duhai, Andai Engkau Seperti Dulu (Untaian Nasehat Karena Telah Meninggalkan Al-Qur’an)

Ketika kau masih kanak-kanak
Bagiku kau laksana kawan sejati
Dengan wudhu, aku, kau sentuh
Dalam keadaan suci aku kau pegang
Kau junjung, kau pelajari
Setiap hari, aku, kau baca dengan suara lirih
atau bahkan dengan lantangnya

Kini, engkau telah dewasa, bahkan kian matang
Atau telah beranak sebagaimana kau kecil dulu
Namun, nampaknya kini, engkau sudah tak berminat lagi padaku
Barangkali, menurutmu, aku hanya bacaan usang
Yang menjadi bagian sejarah kanak-kanakmu dulu
Aku, barangkali, hanya bacaan yang menurutmu 
tidak menambah pengetahuan dan wawasan sama sekali

Oktober 12, 2012

Mengingatkan : Hari – Hari Istimewa di Awal Dzulhijjah

Tak terasa, waktu terus berputar, menyisakan pahala atau dosa yang telah kita torehkan dalam panggung kehidupan ini. Hari berganti hari, masih saja Allah I  Yang Maha Kasih kepada hambaNya memberi kita kesempatan untuk terus mengumpulkan bekal di hari perjumpaannya kelak.

Allah I dengan kehendakNya, menjadikan sebagian waktu yang ada lebih mulia dibanding yang lainnya. Bulan ramadhan yang baru saja lewat, menyisakan kenangan manis di benak kita. Disusul bulan Syawal yang menjanjikan pahala sempurna terhadap puasa yang telah ditunaikan. Nah,  tidak sampai di situ, beberapa hari yang akan datang, bulan haji kan segera hadir.

Tahukah Anda bahwa ada hari-hari di bulan tersebut yang menyimpan keutamaan besar yang tidak pantas kita lewatkan begitu saja? Kapankah itu? Hari – hari tersebut adalah 10 hari di awal bulan ini. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh sahabat Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma, Rasulullah r bersabda, artinya, “Tidak ada satu amal sholeh yang lebih dicintai oleh Allah melebihi amal sholeh yang dilakukan pada hari-hari ini (yaitu 10 hari pertama bulan Dzul Hijjah).” Para sahabat bertanya : “Tidak pula jihad di jalan Allah?” Nabi r  menjawab, Tidak pula jihad di jalan Allah, kecuali orang yang berangkat jihad dengan jiwa dan hartanya namun tidak ada yang kembali satupun. (HR. Abu Daud dan lainnya. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih).

Oktober 05, 2012

Karena Setiap Orang Bisa Menjadi Baik

Setelah dua bulan lebih, buletin kita tercinta tidak menjumpai para pembaca sekalian, alhamdulillah berkat taufiq dan kemudahan dari Allah I, kali ini kami kembali hadir menyajikan kajian ilmu dinul Islam, warisan nabi kita yang mulia, Muhammad r.

Semoga kehadirannya dapat menyegarkan dan menambah khazanah keilmuan kita. Dan yang pasti, semoga dapat mengobati kerinduan para pembaca sekalian. Ya, semoga saja!

*********
Tidak semua manusia dipilih oleh Allah untuk kembali ke jalan yang lurus dan mengenal manhaj yang benar. Tidak semua orang dipilih dan dimudahkan oleh Alah untuk memahami agama ini dengan pehamaman yang benar sesuai dengan apa yang dipahami oleh Rasulullah r dan para sahabatnya. Tidak semua. Karena masih saja, sampai hari ini kita dapati sebagian kaum muslimin masih merasa nyaman dengan kekeliruannya, kesesatannya dan kebodohannya.
Maka saat Allah menuntun hidup kita untuk berjalan, berbuat, bekerja, berpikir, dan berbicara sesuai dengan manhaj salaf (pendahulu) yang shalih, itu berarti ada nikmat yang tak terkira besarnya yang harus kita syukuri. Ya, karena sadar atau tidak, sebenarnya kita telah menjadi pilihan-pilihan Allah di bumi.

Postingan Terbaru

Ke Mana Ayah Pergi?

“Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar.” Begitulah ...