April 29, 2015

Hukuman Mati Pengedar Narkoba

Baru saja, pemerintah Indonesia melaksanakan hukuman eksekusi mati kepada beberapa orang terpidana kasus kejahatan narkoba. Pelaksanaan eksekusi tersebut pun mendapat reaksi dari berbagai pihak di dalam dan luar negeri. Dari dalam negeri, ketidaksetujuan terhadap hukuman mati muncul dari beberapa kelompok. Sebagian beralasan, negara mestinya menjamin hak hidup warganya. Sebagian lagi, menilai pelaksanaan hukuman mati adalah sebuah kemunduran bagi Indonesia. “Eksekusi mati bukanlah solusi yang bisa mengurangi angka kejahatan narkoba”, begitu alasan mereka juga. Namun, di sisi lain, banyak pihak yang justru mendukung pelaksanaan hukuman mati tersebut. Hal ini mengingat dampak buruk narkoba yang dapat merusak dan membunuh ratusan ribu jiwa secara perlahan.

Islam sebagai agama yang sempurna dan paripurna, telah menjelaskan bagaimana aturan hablumminannas (hubungan antarmanusia) dalam kehidupan. Salah satunya adalah bagaimana Islam dapat mengatasi berbagai masalah kejahatan dalam masyarakat, termasuk dalam kejahatan narkoba. Di dalam sistem Islam, Islam mewajibkan negaranya untuk membina keimanan dan ketakwaan rakyat, hal ini dapat mencegah diri seseorang dari melakukan kejahatan dalam bentuk apapun. Selain itu, sistem Islam juga mempunyai sistem sanksi (‘uqubat) yang akan menjadi palang pintu terakhir dari tindak kejahatan. Sanksi hukum Islam akan memberikan efek jera bagi pelaku kejahatan.

April 21, 2015

Radikalisme

Beberapa pekan yang lalu, banyak situs (website) media dakwah Islam internet diblokir karena ditengarai telah terindikasi paham radikalisme dan terorisme. Protes masif (secara luas) pun bermunculan dari berbagai kalangan masyarakat menuntut pengaktifan kembali situs-situs atau website berita dakwah Islam tersebut yang bagi sebagian kalangan justru keberadaannya telah banyak mendidik dan memberikan khazanah ke-Islaman bagi kaum muslimin. 

Mencermati fenomena tersebut, beberapa pertanyaan yang mungkin terlintas dalam benak sebagian kaum muslimin terkait isu tersebut adalah ; (i) apa itu radikalisme dan terorisme? ; (ii) apakah Islam mengajarkan paham radikalisme dan terorisme? ; (iii) bagaimana Islam membimbing umat terhadap kedua paham ini?

April 08, 2015

Syukuri Apa yang Ada

Dunia ini fana. Manusia hidup di dunia sekejap saja. Toh, kehidupan dunia yang hanya sementara ini nyatanya telah menjebak banyak manusia, tenggelam mencari kesenangan yang seolah tidak ada habisnya. Setelah terpenuhi satu keinginan, akan muncul keinginan yang lain, begitu seterusnya. Hingga akhirnya, kehidupan akhirat yang kekal abadi pun kemudian terlupakan. Segala cara akan ditempuh demi menggapai keinginan akan kesenangan atas segala hal yang bersifat duniawi, tidak peduli lagi baik-buruk, halal-haram, dosa dan neraka. Yang penting dapat hidup senang bergelimang harta dan memiliki kedudukan dan tahta. Apalagi saat ini, ketika  harga terus melonjak naik, sementara lapangan pekerjaan makin susah, “Jangankan mencari yang halal, mencari yang haram saja susah, “ demikian kebanyakan orang sering mengeluh.

Postingan Terbaru

Ke Mana Ayah Pergi?

“Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar.” Begitulah ...