Mei 31, 2013

Download Buku Panduan Ramadhan

Segala puji bagi Allah Subhanahu Wa Ta'ala yang telah mengajarkan manusia dengan pena, Dia ‘Azza wa Jalla telah mengajarkan kita apa yang tidak kita ketahui. Salam dan shalawat senantiasa tercurah kepada pemimpin dan uswah hasanah kita Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam yang telah memerintahkan sahabat dan ummatnya untuk menulis sunnahnya dan setiap ilmu yang bermanfaat, semoga rahmat dan berkah juga senantiasa tercurah kepada keluarga, sahabat dan para pengikutnya yang istiqomah hingga hari kiamat. Amma Ba’du.

Hari-hari yang indah dan didambakan itu kini kembali datang kepada kita. Hari-hari yang terdapat pada bulan yang sangat istimewa bagi Sang Pemiliknya dan bagi siapapun yang mengetahui keistimewaannya. Tamu nan agung yang selalu dinanti-nanti oleh semua orang yang merindukannya, dia adalah bulan Ramadhan nan agung.

Apakah kita sudah melakukan persiapan-persiapan dalam menyambut kedatangan bulan Ramadhan? Kita bersyukur kepada Allah  Subhanahu Wa Ta'ala  karena dengan nikmat kesehatan, kesejahteraan, ketenteraman, keamanan dan dipanjangkannya usia kita, maka kita masih bisa berjumpa dengannya dan dapat melaksanakan ibadah puasa yang menjadi salah satu kewajiban kita. Allah  Subhanahu Wa Ta'ala berfirman, artinya : “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa” (QS. al-Baqarah : 183).

Di antara bekal dan persiapan menghadapi bulan nan agung ini adalah :

Pertama, menuntut ilmu berkaitan dengan ibadah puasa.

Bekal ini amat utama sekali agar ibadah kita menuai manfaat, berfaedah, dan tidak asal-asalan. ‘Umar bin Abdul ‘Aziz rahimahullah berkata :

مَنْ عَبَدَ اللهَ بِغَيْرِ عِلْمٍ كَانَ مَا يُفْسِدُ أَكْثَرَ مِمَّا يُصْلِحُ

"Barangsiapa yang beribadah kepada Allah tanpa ilmu, maka dia akan membuat banyak kerusakan daripada mendatangkan kebaikan."[1]

Tidak tahu akan hukum puasa, bisa jadi puasa kita rusak. Tidak tahu apa saja hal-hal yang disunnahkan saat puasa, kita bisa kehilangan pahala yang banyak. Tidak tahu jika maksiat bisa mengurangi pahala puasa, bisa jadi hanya mendapatkan  lapar dan dahaga saja saat puasa.

Kedua, memperbanyak taubat kepada Allah  Subhanahu Wa Ta'ala  

Inilah yang banyak dianjurkan oleh para ulama kita. Sebelum memasuki bulan Ramadhan, perbanyaklah taubat dan istighfar. Semoga di bulan Ramadhan kita bisa menjadi lebih baik. Kejelekan dahulu hendaklah kita tinggalkan dan ganti dengan kebaikan di bulan Ramadhan. Ingatlah bahwa syarat taubat yang dijelaskan oleh para ulama sebagaimana dinukil oleh Ibnu Katsir rahimahullah, “Menghindari dosa untuk saat ini. Menyesali dosa yang telah lalu. Bertekad tidak melakukannya lagi di masa akan datang. Lalu jika dosa tersebut berkaitan dengan hak sesama manusia, maka ia harus menyelesaikannya/ mengembalikannya.”[2] Inilah yang disebut dengan taubat nashuha, taubat yang tulus dan murni.

Ketiga, banyak memohon kemudahan dari Allah  Subhanahu Wa Ta'ala . 

Selain dua hal di atas, kita juga harus pahami bahwa untuk mudah melakukan kebaikan di bulan Ramadhan, itu semua atas kemudahan dari Allah  Subhanahu Wa Ta'ala. Terus memohon do'a kepada Allah  Subhanahu Wa Ta'ala  agar kita mudah menjalankan berbagai bentuk ibadah baik shalat malam, ibadah puasa itu sendiri, banyak berderma, mengkhatamkan atau mengulang hafalan Qur'an dan kebaikan lainnya. Ya Allah, tidak ada kemudahan kecuali yang Engkau buat mudah. Allahumma inni as-aluka fi'lal khairaat wa tarkal munkaraat." (Ya Allah, aku memohon pada-Mu agar mudah melakukan kebaikan dan meninggalkan kemungkaran).[3]

Akhirnya, semoga Allah  Subhanahu Wa Ta'ala menjadikan Ramadhan kita lebih baik dari sebelumnya dengan kehadiran buku ini. Semoga buku ini dapat bermanfaat secara optimal bagi kaum muslimin.

Tak lupa, kami mengucapkan Jazakumullah Khairan dan apresiasi setinggi – tingginya kepada segenap pihak dan muhsinin yang berkenan memberikan bantuan dan donasi dalam rangka pencetakan dan penyaluran buku ini kepada kaum muslimin. Terkhusus, kepada para ikhwah yang tergabung dalam Tim Kerja Pustaka Al-Munir dan Ustadzuna al-Fadhil Muhammad Yusran Anshar, Lc., MA. yang kembali bersedia mencurahkan perhatiannya di tengah kesibukan yang padat, untuk memeriksa, mengedit dan menelaah isi buku ini sebelum diterbitkan dan disalurkan kepada kaum muslimin. Semoga Allah I memberikan ganjaran pahala yang tidak terhingga bagi mereka semua di akhirat kelak.

Sebagai manusia yang tak luput dari kesalahan, penyusun pun mengharapkan masukan dan saran dari para pembaca sekalian, kiranya buku ini dapat lebih bermanfaat di masa yang akan datang.

Marilah menyambut Ramadhan mubarak dengan suka cita, diiringi ilmu, taubat dan do'a kepada Rabbul ‘Alamin untuk kemudahan meraup segala keutamaannya. Wallahul Muwaffiq.

Kampung Sero’,  Sya’ban 1433 H/Juli 2012 M
Al-Faqiir Ilallah
Abu Mujahid


Footnote :
[1] Al Amru bil Ma'ruf, hal. 15
[2] Tafsir Al-Qur’an Al-‘Azhim, 14:61
[3] HR. Tirmidzi no. 3233, shahih menurut Syaikh Al Albani


Daftar Isi Buku :




























Silahkan Download Di Sini


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Postingan Terbaru

Ke Mana Ayah Pergi?

“Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar.” Begitulah ...